Contoh Jadwal Berkualitas Untuk Seorang Guru
Assalamualaikum, Kawan ....
Postingan kali ini saya ingin berbagi pengalaman atas penerapan jadwal berkualitas. Apapun penerapannya, satu kata kunci agar bisa tercapai yaitu "komitmen" atau istiqomah.
Postingan kali ini bukan maksud untuk riya' atau pamer. Semata-mata berbagi kebaikan bagi kita semua. Semoga saja ini bisa jadi amal jariyah saya nantinya.
Penyusunan jadwal ini harus disesuaikan dengan profesi dan tanggung jawab kita sehari-hari. Misalnya saja saya adalah seorang guru juga sebagai kepala keluarga. Saya harus bisa membagi waktu antara profesi saya sebagai guru juga tanggung jawab saya sebagai kepala keluarga.
Berikut contohnya:
=> Qiyamul-lail - dzikir malam dan muhasabah
- persiapan shalat subuh
=> shalat Subuh (usahakan ke masjid)
- tadarus, atau
- dzikir al-matsurat
- persiapan kerja
=> jam kerja di kantor atau tempat kerja lainnya
=> shalat Dhuhur
- tadarus satu halaman Al-Quran, atau
- dzikir
- makan siang
- menyelesaikan tugas penilaian
- melakukan refleksi terhadap pembelajaran
=> Shalat Ashar
- waktu untuk anak sendiri
- refreshing
- persiapan ke masjid bersama keluarga
=> Shalat Maghrib (ke masjid)
- tadarus
- ngajar ngaji
=> Shalat Isya
- dzikir
- makan malam
- bercengkrama dengan keluarga
=> Istirahat
- biasaka tidur sebelum jam 10 malam
(Kembali ke atas sebagai rutinitas)
Itulah jadwal kualitas dari saya yang disesuaikan dengan rutinitas saya sebagai guru dan kepala keluarga. Saya membuak diri untuk dikritik ataupun saran dari pembaca. Silakan jika ingin menambahkan atau berkomentar melalui kolom komentar.
Semoga postingan mengenai jadwal rutinitas yang berkualitas ini memberikan manfaat buat kita semua.
Wassalamualaikum ...
Postingan kali ini saya ingin berbagi pengalaman atas penerapan jadwal berkualitas. Apapun penerapannya, satu kata kunci agar bisa tercapai yaitu "komitmen" atau istiqomah.
Postingan kali ini bukan maksud untuk riya' atau pamer. Semata-mata berbagi kebaikan bagi kita semua. Semoga saja ini bisa jadi amal jariyah saya nantinya.
Penyusunan jadwal ini harus disesuaikan dengan profesi dan tanggung jawab kita sehari-hari. Misalnya saja saya adalah seorang guru juga sebagai kepala keluarga. Saya harus bisa membagi waktu antara profesi saya sebagai guru juga tanggung jawab saya sebagai kepala keluarga.
baca juga; Menjadi Guru Profesional adalah cita-citaJadwal kualitas yang sering saya bahas di blog ini berorientasi pada penanaman spiritual. Sehingga penerapannya akan berujung pada pembiasaan atau istiqomah terhadap keimanan kita. Maka dari itu, sebagai guru dan kepala keluarga sangat perlu mendidik diri dan keluarga sebelum mendidik anak didik di sekolah.
Berikut contohnya:
=> Qiyamul-lail - dzikir malam dan muhasabah
- persiapan shalat subuh
=> shalat Subuh (usahakan ke masjid)
- tadarus, atau
- dzikir al-matsurat
- persiapan kerja
=> jam kerja di kantor atau tempat kerja lainnya
=> shalat Dhuhur
- tadarus satu halaman Al-Quran, atau
- dzikir
- makan siang
- menyelesaikan tugas penilaian
- melakukan refleksi terhadap pembelajaran
- menyiapkan bahan ajar untuk besok hari
=> Shalat Ashar
- waktu untuk anak sendiri
- refreshing
- persiapan ke masjid bersama keluarga
=> Shalat Maghrib (ke masjid)
- tadarus
- ngajar ngaji
=> Shalat Isya
- dzikir
- makan malam
- bercengkrama dengan keluarga
=> Istirahat
- biasaka tidur sebelum jam 10 malam
(Kembali ke atas sebagai rutinitas)
Itulah jadwal kualitas dari saya yang disesuaikan dengan rutinitas saya sebagai guru dan kepala keluarga. Saya membuak diri untuk dikritik ataupun saran dari pembaca. Silakan jika ingin menambahkan atau berkomentar melalui kolom komentar.
Semoga postingan mengenai jadwal rutinitas yang berkualitas ini memberikan manfaat buat kita semua.
Wassalamualaikum ...
Post a Comment for "Contoh Jadwal Berkualitas Untuk Seorang Guru"
Silakan berkomentar dengan bijak. Komentar Anda tidak segera muncul karena diatur moderasi komentar. Komentar Anda akan muncul setelah kami menyetujuinya. Komentar dengan mencantumkan link aktif, unsur sara, ataupun yang melanggar TOS kami tidak akan dipublikasikan. Terima kasih