Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Wow!!! Saya sudah lama tidak menulis Blog? Ada apa dengan blog?

 Terakhir saya membuat postingan di tahun 2023. Tentang Laravel. Dan ini adalah kali pertama saya kembal menulis.

blog telah mati?


Saya rasa hampir semua blogger yang saya kenal mengalami masalah ini. Terutama blogger personal yang mengurus blognya sendiri.


Misalnya saja, salah satu blogger Maniak Menulis, dia pun sudah jarang sekali mengurus blognya. Terakhir, postingan yang dia posting adalah dalam rentang setengah tahun.


Ada apa dengan blog?


Blog saat ini sudah tidak lagi menjadi sesuatu yang lebih menyenangkan. Tidak menjadi refrensi utama seseorang untuk mendapatkan informasi.


Zaman sudah mulai berubah ke platform Sosial Media berbasis audiovisual. Seperti Youtube, Tiktok, dan Instagram. Bahkan web berita pun beralih ke platform basis ini untuk menyebarkan informasinya.


Bagaimana dengan nasib blogger? Apakah ini masih tetap menjadi sesuatu yang mustahil untuk menyejajarkannya?


Rasanya tidak mungkin. Sebagian besar orang lebih menyukai platform berbasis video. Belum lagi, fitur-fitur platform ini mampu memberikan pengalaman-pengalaman yang tetap pada perhatian pengunjungnya.


Youtube misalnya. Andaikan Kamu mencari informasi tentang sesuatu, maka Youtube akan menyajikan sekumpulan video pilihan untuk dapat ditonton. Ketika Anda sudah memilihnya, pada laman tersebut disajikan video-video rekomendasi lain yang relevan dengan pencarian Kamu. Dan kamu pun tetap berada di sana untuk mendapatkan informasi yang Kamu mau.


Belum lagi, satu konten yang direkomendasikan mungkin berasal dari konten kreator lain yang buikan hanya video dari konten yang kamu pilih saat pencarian tadi. Konten rekomendasi bisa saja dibuat oleh konten kreator lain. Youtube merekomendasikan video tersebut untuk Kamu karena kamu mencari sesuatu hal itu di Youtube. 


Youtube pintar membaca apa yang sebenarnya ingin kamu cari. Dari sini, muncullah sebuah diksi algoritma Youtube.


Ya, Youtube punya algoritma. Blogger?


Blog atau web personal dibuat oleh sebagian orang yang diurus sebagian kecil. Belum lagi, web memiliki satu alamat yang secara ruang tidak bisa beralih ke web lain untuk mendapatkan relevansi informasi. Sekalinya Kamu menemukan sebuah Web hasil dari kata kunci pencarianmu, maka hanya web itu saja yang memberikan rekomendasi.


Bisa saja Google atau mesin pencari merekomendasikan informasi di web lain. Akan tetapi, Kamu harus kembali Web Mesin pencari untuk mendapatkan hasil pencarian.


Berbeda dengan platform sosial media seperti Youtube. Sekalinya Kamu cari, maka kamu tidak lagi keluar dari platform youtube untuk menonton video rekomendasi yang ingin kamu dapatkan informasinya.


Lantas, apakah saya terjebak dengan itu?


Sedari awal saya membangun blog memang tidak ada keniatan untuk menjadikan web personal ini dikenal orang. Seiring waktu, kontribusi terhadap informasi dan ada prestise menarik dari hobi menulis itu, maka hasrat untuk membuat blog ramai pengunjung menjadi penghargaan baru, kepuasaan baru.


Saya menyadari bahwa blog tidak lagi memberikan pengalaman berharga bagi pengunjung dari segi pilihan konten yang beragam. Karena dibatasi oleh pengunjungan ke suatu situs dan Kamu harus keluar dari situs tersebut untuk mencari apa yang Kamu mau.


Perspektif seperti ini diperparah dengan kemampuan blogger untuk berhenti mencoba mengembangkan blognya lebih profesional. Kalah bersaing dengan web-web besar menjadi salah satu penambah semakin terjebaknya para blogger untuk segera meninggalkan blognya. Malah terkesan untuk berpindah menjadi konten kreator.


Adsense Blog?

Langkah mudah mencari tambahan uang dari online adalah dengan menjadikan blog dapat bermitra dengan Google melalui Adsense. Blog terbilang cukup mudah dibanding dengan Youtube. Sebab, Blog bisa dilakukan siapa saja dan tanpa ada keahlian khusus untuk membuat video.


Blog juga terbilang cukup menuliskan informasi-informasi yang kamu dapati agar blogmu menjadi tempat rekomendasi mesin pencari. Sehingga kemudahan proses kreatifnya sebatas bagaimana Kamu menyajikan informasi itu dalam baris per baris kalimat informatif.


Sebagian Kalian pasti ada yang setuju dan tidak. Bahwa Blog telah mati. Sudah saatnya beralih ke platform video untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari hobi menulis ini. Dengan mengawali proses pembuatan video dari kebiasaan menulis blog, maka langkah awal pembuatan konten video pun berawal dari penulisan skrip. Sama-sama menulis bukan?


Penulisan skrip memang menjadi step awal bagi konten kreator video. Setelah itu akan melaksanakan serangkaian kegiatan sebelum akhirnya video itu dibuat dan diposting. Perjalanannya cukup panjang dari sekadar seorang blogger yang berhenti di kegiatan menulis.


Konten Kreator dari Youtube ataupun Blog bisa sama-sama mendapatkn penghasilan dari program partner Google melalui Adsense. Akan tetapi, apapun platform apapun sebenarnya bisa saja disandingkan. Sayangnya, itu hampir tidak bisa disejajarkan. 


Mengingat orang di luaran sana cenderung memilih audiovisual untuk mendapatkan informasi.


Apakah masih ada pengunjung blog?

Saya pikir dari semua orang mencari informasi, masih ada orang yang mencarinya dalam bentuk tulisan. Entah dari berita maupun dari sebuah website.


Misalnya mengenai sebuah info terkait dengan naskah-naskah yang menjadi fokus informasi. Misalnya mengenai persyaratan test masuk, informasi akademik, jurnal tertulis, dan info-info yang memang dibutuhkan untuk membaca.


Semua itu berasal dari kelemahan media berbasis video. Video dinarasikan oleh audio sehingga penonton hanya menyerap informasi ini selintas lalu dan mungkin harus mengulang-ulang runtime pemutaran video. 


Meski ada beberapa video memanfaatkan teknik editing untuk memperjelas informasi dengan teks di videonya, ini kurang cukup. Mereka akan mencari refrensi dari penyampaian informasi konten tersebut untuk mereka baca. Ya, setidaknya penonton seperti ini tidaklah banyak.


Pengunjung blog terbanyak dan sering menjadi rujukan biasanya blog/website berita. Selain memiliki sumber yang dipercaya karena konsistensi dan diurus oleh ratusan orang. Namun mereka hanya setia dalam informasi yang harus dibaca.


Jadi, tidak mungkin bisa dihindari pula bahwa kenyataan hampir di semua tempat lebih nyaman mencari informasi dari audiovisual dibanding dengan tulisan/artikel. Tapi ini masih mending, mengingat masih ada saja orang yang lebih suka membacanya langsung daripada menonton video.


Lantas, dari sini kita akan dibawa pada satu efek psikis yang dterima seorang blogger. Apakah mereka mau melanjutkan blognya? Atau beralih ke platform lain agar semua proses mengurus blog tidaklah sia-sia. Minimal Adsense membayar mereka dari iklan yang muncul.


Lanjut atau tidak?


Saya sendiri masih meyakini akan ada satu dua orang yang berkunjung di blog ini. Meski direkomendasikan sangat kecil, tetap ada kesempatan untuk dicari orang untuk mendapatkan informasi.


Hanya saja, ketika ditanya mengapa kamu jarang sekali menulis, jawabannya mungkin bisa berasal dari alasan mengapa Blog itu ditinggalkan atau sekadar passion saya di dunia tulis menulis tidak terpengaruh dengan jumlah pembaca.


Ini bukan apatis, tetapi konsistensi dan tanggung jawab di dunia nyata kadang membuat blog ini ditinggalkan. Menulis untuk menyampaikan informasi saja tidaklah sesederhana itu. Masih ada prasyarat yang harus dilakukan agar informasinya benar-benar bermutu dan layak untuk dibaca. Apresiasinya adalah kemitraan dengan Google dan produk-produknya.


Informasi dalam bentuk tulisan memang sudah ditinggalkan. Namun, masih ada orang-orang mencari informasi dalam bentuk tulisan. Misalnya seseorang yang membutuhkan peraturan baru yang diberlakukan pemerintah, informasi jadwal, petunjuk teknis, petunjuk pelaksanaan, dan lain sebagainya.


Seperti blog ainamulyana, blogger ini menjadi rujukan blogger dalam mengurusi blog. Konsistensi blog ini berfokus pada informasi pendidikan. Menyajikan informasi yang disertakan dokumen refrensinya. Makanya, blog ini menjadi buah bibir dari kalangan blogger karena satu-satunya blog tak berdomain (TLD) yang dicatat sebagai BLOG BERPENGHASILAN ADSENSE TERTINGGI.





Syahandrian Eda
Syahandrian Eda Seorang pelajar yang tak berhenti untuk belajar

Post a Comment for "Wow!!! Saya sudah lama tidak menulis Blog? Ada apa dengan blog?"